Bahasa Inggris menjadi salah satu mata pelajaran yang mulai dikenalkan sejak dini kepada anak. Meskipun setiap sekolah memiliki kurikulum yang berbeda, sebagian besar siswa kelas 1 SD akan mempelajari kosakata sederhana, ungkapan sehari-hari, hingga kalimat pendek yang mudah dipahami.
Di usia sekitar 6–7 tahun, anak belum dituntut menghafal grammar yang rumit. Sebaliknya, proses belajar lebih difokuskan pada kemampuan mengenali kata, mengucapkan kosakata dengan benar, serta memahami percakapan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Lalu, apa saja materi Bahasa Inggris kelas 1 SD yang sebaiknya dikuasai anak?
Berikut tujuh materi penting yang menjadi dasar sebelum mempelajari Bahasa Inggris di kelas berikutnya.
Materi pertama yang hampir selalu diajarkan kepada siswa kelas 1 SD adalah greetings atau salam.
Tujuannya agar anak mampu menyapa orang lain menggunakan Bahasa Inggris dengan percaya diri.
Beberapa kosakata yang wajib dikenalkan antara lain:
Selain itu, anak juga mulai belajar memperkenalkan diri menggunakan kalimat yang sangat sederhana.
Contohnya:
A: Hello!
B: Hello!
A: What is your name?
B: My name is Rina.
A: Nice to meet you.
B: Nice to meet you too.
Kalimat-kalimat pendek seperti ini biasanya dipraktikkan melalui permainan peran (role play) sehingga anak lebih mudah mengingat.
Ajak anak mengucapkan "Good Morning" setiap pagi atau "Good Night" sebelum tidur. Pengulangan dalam aktivitas sehari-hari membuat kosakata lebih cepat melekat dibanding hanya menghafal.
Setelah mengenal salam, anak mulai belajar alfabet Bahasa Inggris.
Materi ini bukan hanya menghafal huruf, tetapi juga memahami cara pengucapan setiap huruf.
Misalnya:
Anak juga diajak mengeja nama sendiri.
Contoh:
Nama "Lina"
Dieja menjadi:
L - I - N - A
Latihan spelling sangat penting karena akan sering digunakan ketika memperkenalkan diri.
Contoh percakapan:
Teacher:
How do you spell your name?
Student:
L-I-N-A.
Materi berikutnya adalah mengenal angka dalam Bahasa Inggris.
Biasanya dimulai dari angka 1 sampai 20, kemudian dilanjutkan hingga 100 secara bertahap.
Contohnya:
Setelah itu anak belajar menghitung benda.
Misalnya:
🍎 One apple
🍎🍎 Two apples
🍎🍎🍎 Three apples
Guru biasanya menggunakan gambar buah, mainan, atau benda di kelas agar pembelajaran lebih menarik.
Contoh Pertanyaan
How many books?
Jawaban:
Five books.
Mengenal warna merupakan salah satu materi favorit anak karena dapat dipelajari melalui aktivitas menggambar dan mewarnai.
Kosakata dasar yang biasanya dipelajari antara lain:
Setelah mengenal nama warna, anak mulai belajar menjawab pertanyaan sederhana.
Contoh:
What color is it?
It is red.
What color is the ball?
The ball is blue.
Guru dapat menunjukkan benda di sekitar kelas.
Misalnya:
"This bag is black."
"That pencil is yellow."
Semakin sering anak melihat benda nyata, semakin cepat kosakata diingat.
Anak usia SD umumnya sangat menyukai hewan. Oleh karena itu, materi ini menjadi salah satu yang paling mudah dipahami.
Kosakata yang biasanya dikenalkan meliputi:
Selain mengenal nama hewan, anak juga mulai belajar suara hewan.
Contohnya:
The cat says "meow."
The dog says "woof."
The duck says "quack."
Guru biasanya menggunakan lagu atau video edukasi sehingga suasana belajar lebih menyenangkan.
I have a cat.
The elephant is big.
The rabbit is cute.
Materi buah-buahan sering dipadukan dengan warna dan angka sehingga anak belajar beberapa kosakata sekaligus.
Kosakata yang umum diajarkan antara lain:
Setelah mengenal nama buah, anak mulai belajar membuat kalimat sederhana.
Contoh:
I like apples.
I like bananas.
This is a mango.
The watermelon is big.
Guru dapat membawa buah asli ke kelas lalu meminta anak menyebutkan namanya dalam Bahasa Inggris.
Misalnya:
"What fruit is this?"
"This is an apple."
Pembelajaran menggunakan benda nyata membuat anak lebih mudah memahami materi sekaligus meningkatkan daya ingat.
Materi terakhir yang menjadi dasar Bahasa Inggris kelas 1 SD adalah mengenal anggota keluarga. Topik ini dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga anak biasanya cepat menguasainya.
Kosakata yang perlu dipelajari meliputi:
Anak kemudian belajar memperkenalkan anggota keluarganya menggunakan kalimat yang sangat sederhana.
Contohnya:
This is my father.
This is my mother.
I have one brother.
I have two sisters.
Teacher:
Who is she?
Student:
She is my mother.
Teacher:
Who is he?
Student:
He is my father.
Selain memperkaya kosakata, materi ini juga melatih anak berbicara menggunakan Bahasa Inggris dalam konteks yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Belajar Bahasa Inggris akan terasa lebih menyenangkan jika dilakukan secara bertahap dan konsisten. Pada usia sekolah dasar, anak lebih mudah memahami materi melalui aktivitas yang melibatkan permainan, lagu, gambar, dan percakapan sederhana daripada sekadar menghafal kosakata.
Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan orang tua di rumah:
Dengan pembelajaran yang menyenangkan dan konsisten, kemampuan Bahasa Inggris anak akan berkembang secara alami tanpa merasa terbebani.
Meskipun materi Bahasa Inggris kelas 1 SD terlihat sederhana, tidak sedikit anak yang masih merasa kesulitan mengingat kosakata baru, melafalkan kata dengan benar (pronunciation), atau berani berbicara menggunakan Bahasa Inggris. Jika tidak mendapatkan pendampingan yang tepat, anak bisa kehilangan rasa percaya diri sejak awal belajar.
Fun Teacher Private hadir sebagai solusi les privat yang membantu anak belajar Bahasa Inggris dengan cara yang lebih menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan kemampuan masing-masing. Tutor akan menyesuaikan metode pembelajaran dengan usia serta gaya belajar anak sehingga proses belajar menjadi lebih efektif.
Selama sesi belajar, anak tidak hanya menghafal kosakata, tetapi juga diajak berlatih berbicara, mendengarkan, membaca, hingga bermain menggunakan berbagai media edukatif seperti flashcard, permainan, lagu, dan aktivitas yang membuat belajar terasa menyenangkan.
Keunggulan belajar di Fun Teacher Private antara lain:
Jika Ayah dan Bunda ingin anak lebih percaya diri menggunakan Bahasa Inggris sekaligus memiliki dasar yang kuat sejak kelas 1 SD, Fun Teacher Private siap menjadi partner belajar terbaik. Dengan pendampingan yang tepat, anak akan lebih mudah memahami materi di sekolah dan semakin semangat belajar setiap harinya.