logo-fun-teacher-private

Kampung Inggris untuk Anak SD, Apakah Layak atau Tidak?

08 Jul 2026
Kampung Inggris untuk Anak SD, Apakah Layak atau Tidak?

Kampung Inggris untuk anak SD, boleh atau belum? Pertanyaan ini yang paling sering muncul dari orang tua yang penasaran tapi masih ragu. Tapi wajar kalau masih ragu. Biaya tidak sedikit, anak harus jauh dari rumah, dan informasi yang beredar di internet sering kali terlalu bagus untuk dipercaya begitu saja.

Di artikel ini, kita bahas secara jujur tentang layak atau tidak Kampung Inggris Untuk Anak SD.

Apa Itu Kampung Inggris Pare?

Sebelum membahas lebih dalam tentang layak atau tidaknya mengirim anak ke Kampung Inggris, kita perlu mengetahui dulu nih apa itu Kampung Inggris Pare.

Nah, Kampung Inggris adalah kawasan di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, yang dipenuhi ratusan lembaga kursus bahasa Inggris. Sudah ada sejak tahun 1977, dan kini jadi destinasi belajar bahasa Inggris paling populer di Indonesia.

Yang bikin beda dari kursus biasa? Konsep immersion-nya. Anak tidak hanya belajar di kelas, mereka tinggal di lingkungan yang sehari-harinya menggunakan bahasa Inggris. Ngobrol sama teman asrama pakai Inggris. Belanja di warung pakai Inggris. Bahkan ada "denda" kalau ketahuan ngomong Indonesia.

Inilah yang bikin Kampung Inggris unik, bahasa Inggris jadi kebiasaan, bukan sekadar pelajaran.

Yang Benar-Benar Terjadi, dan yang Perlu Diluruskan

Mungkin saking populernya Kampung Inggris Pare, banyak orang tua beranggapan dengan pulang dari Pare, anak langsung fasih bahasa Inggris. Padahal nggak juga!

Namun ada beberapa yang bisa dipastikan nih, seperti anak pulang dengan membawa kepercayaan diri, kosakata, dan kemampuan listening berkembang karena setiap hari selalu mendengarkan bahasa Inggris. Selain itu, anak juga belajar mandiri, atur jadwal sendiri, jauh dari rumah. Itu pengalaman yang nggak bisa didapat dari kursus biasa.

Tapi dua sampai empat minggu di Pare nggak otomatis bikin anak fasih. Bahasa butuh waktu, dan hasilnya sangat tergantung seberapa aktif anak terlibat. Yang duduk diam di kelas, nggak akan banyak berkembang. Kualitas lembaganya juga bervariasi sekali, jadi pilihan kursus benar-benar menentukan.

Usia Berapa yang Paling Cocok?

Tidak ada patokan baku, tapi ini umumnya.

SD kelas 4 sampai 6 sudah cukup siap secara emosional untuk jauh dari rumah. Di usia itu, otak juga masih sangat mudah menyerap bahasa baru. Program dua minggu biasanya pas.

Sedangkan SMP dan SMA sudah punya dasar dari pelajaran sekolah, tinggal dipoles lewat speaking dan listening setiap hari. Bahkan sekarang banyak kursus di Kampung Inggris yang punya program khusus untuk rombongan sekolah, mirip study tour. Kalau sekolah formal saja sudah percaya kirim muridnya ke sana, itu cukup jadi jaminan bahwa lingkungannya aman dan programnya memang layak.

Mahasiswa dan orang dewasa juga cocok belajar di sana. Yang paling banyak datang biasanya anak lulusan SMA yang gap year, mahasiswa yang mau mengisi waktu liburan atau persiapan kuliah ke luar negeri, sampai pekerja yang ingin ningkatin skill bahasa Inggris untuk karier. Tapi bukan berarti anak-anak nggak cocok ya, justru semakin muda semakin bagus.

Yang Perlu Dicek Sebelum Pilih Kursus

Ini bagian yang paling penting dan sering dilewatkan orang tua. Ada ratusan lembaga di Pare dengan spesialisasi yang berbeda satu sama lain. Berikut indikator kursus yang serius:

  1. Kurikulum terstruktur, ada silabus jelas per level dan kelas dikelompokkan sesuai usia, bukan cuma kemampuan. Anak SD nggak akan dicampur satu kelas sama remaja atau orang dewasa.
  2. Pengajar berpengalaman, idealnya sudah mengajar minimal 1–2 tahun dan terlatih dalam metode pengajaran bahasa.
  3. Aturan English Area yang bukan sekadar slogan.
  4. Fasilitas asrama yang layak, keamanan dan kenyamanan anak selama jauh dari rumah.
  5. Testimoni dan track record, tanya ke alumni atau cari ulasan di media sosial.

Salah satu yang sudah lama berdiri di Kampung Inggris adalah Global English. Yang menarik, pengajarnya bukan sembarangan direkrut, mereka adalah penerima beasiswa yang sudah menjalani pelatihan intensif bahasa Inggris minimal 6 bulan di program Beasiswa Teaching Clinic sebelum boleh mengajar.

Global English juga sudah sering bekerja sama dengan sekolah-sekolah untuk program kunjungan belajar ke Pare, bahkan punya program belajar gratis untuk anak-anak di lingkungan sekitar. Kalau sekolah formal saja sudah percaya menitipkan siswanya ke sini, rasanya nggak perlu khawatir soal kualitas dan keamanannya ya.

Kalau Belum Bisa ke Pare?

Tidak semua kondisi memungkinkan. Jarak terlalu jauh, biaya yang perlu disiapkan, atau anak yang belum siap jauh dari rumah.

Les privat adalah alternatif yang cukup fleksibel. Jadwalnya bisa disesuaikan, materinya bisa difokuskan ke kebutuhan spesifik anak. Fun Teacher Private membantu mencocokkan anak dengan guru yang tepat, supaya waktu belajarnya nggak terbuang untuk hal yang nggak relevan.

Ada juga kursus online dengan kualitas yang nggak kalah dari kelas tatap muka, dan program intensif saat liburan yang beberapa lembaga buka di kota-kota besar.

Konsistensi jauh lebih menentukan daripada lokasi. Anak yang les privat tiga kali seminggu dengan guru yang cocok dan rutin berlatih di rumah bisa punya kemajuan yang nggak kalah dari yang ke Pare, asalkan disiplinnya ada.

Berapa Biaya Les Kampung Inggris Untuk Anak SD?

Mulai tertarik mengirim anak, atau temani anak langsung ke Kampung Inggris? Nah, sebelum memutuskan, ini gambaran biaya yang perlu disiapkan.

Secara umum, untuk program satu bulan di Pare perlu menyiapkan sekitar Rp2,5 juta sampai Rp4,5 juta per anak, sudah termasuk biaya kursus, asrama, makan tiga kali sehari, dan sewa sepeda. Kalau mau fasilitas lebih nyaman, kisarannya bisa sampai Rp6 juta ke atas.

Biaya hidup di Kampung Inggris juga tergolong murah sekitar Rp10.000 sampai Rp15.000 per porsi, sewa sepeda bulanan cukup Rp70.000 sampai Rp120.000. Jadi pengeluaran harian rata-rata tidak sampai Rp100.000.

Global English sendiri punya Paket Liburan Kampung Inggris Pare seharga Rp1.899.000, dan cukup DP Rp399.000 dulu. Fasilitasnya lumayan: 8 program kelas reguler, 4 pertemuan kelas per hari, English Camp Area, 2 program camp per hari, total belajar 180 jam, Personalized Study Path, sampai Placement Test biar anak langsung ditempatkan di level yang pas. Dan yang paling menarik, sudah include FREE Wisata.

Jadi jauh-jauh ke Pare nggak cuma pulang bawa ilmu, tapi juga pengalaman liburan.

Jadi Kampung Inggris Untuk Anak SD, Layak atau Tidak?

Layak. Dengan beberapa catatan.

Anak harus sudah siap belajar mandiri jauh dari rumah. Pilih lembaga yang benar-benar punya kualitas, bukan yang paling murah. Jangan berharap satu bulan di sana langsung selesai masalah. Dan yang paling penting: rencanakan apa yang anak akan lakukan setelah pulang, karena kemampuan bahasa turun cepat kalau nggak terus dipakai.

Kalau kondisi belum memungkinkan ke Pare, itu bukan hambatan. Yang paling menentukan bukan di mana anak belajar, tapi seberapa konsisten belajarnya.

Tertarik dengan program Kampung Inggris Untuk Anak SD? Informasi lengkap soal program dan level bisa dicek langsung di Global English.

Bagikan Artikel ini di
whatsapp