Masa libur sekolah memang selalu menjadi momen yang paling ditunggu oleh siswa. Setelah menjalani berbagai ujian dan kegiatan belajar selama satu tahun penuh, kini para siswa di berbagai daerah di Indonesia sedang menikmati libur akhir tahun ajaran 2025/2026.
Namun, liburan tentu tidak berlangsung selamanya. Sebentar lagi, siswa akan kembali ke sekolah untuk memulai tahun ajaran baru 2026/2027. Oleh karena itu, orang tua dan siswa perlu mengetahui jadwal masuk sekolah agar dapat mempersiapkan perlengkapan belajar, seragam, hingga menyesuaikan kembali rutinitas harian anak.
Lalu, kapan sebenarnya masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027? Berikut informasi lengkapnya.
Secara umum, sebagian besar sekolah di Indonesia akan memulai kegiatan belajar mengajar pada Senin, 13 Juli 2026. Tanggal tersebut mengacu pada kalender pendidikan yang telah ditetapkan oleh berbagai pemerintah daerah.
Meski demikian, perlu dipahami bahwa setiap provinsi memiliki kewenangan untuk menyusun kalender pendidikan masing-masing. Karena itu, jadwal masuk sekolah di beberapa daerah bisa saja mengalami sedikit perbedaan.
Agar tidak keliru, orang tua sebaiknya tetap memantau informasi resmi dari sekolah maupun dinas pendidikan setempat.
Berikut jadwal libur semester genap sekaligus hari pertama masuk sekolah di sejumlah provinsi di Indonesia.
Selain dimulainya kegiatan belajar mengajar, siswa baru jenjang SMP dan SMA/sederajat juga akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
MPLS merupakan kegiatan yang bertujuan membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, guru, teman sekelas, tata tertib, serta berbagai program sekolah yang akan dijalani selama proses pembelajaran.
Secara umum, pelaksanaan MPLS tahun ajaran 2026/2027 diperkirakan berlangsung selama satu minggu, yaitu mulai 13 hingga 17 Juli 2026.
Selama kegiatan MPLS, siswa biasanya akan mengikuti berbagai agenda seperti:
Namun, jadwal maupun rangkaian kegiatan MPLS dapat berbeda di setiap sekolah karena mengikuti kebijakan dari dinas pendidikan daerah masing-masing.
Masa liburan sering kali membuat rutinitas anak berubah. Anak mungkin menjadi lebih santai, tidur lebih malam, atau lebih banyak menghabiskan waktu bermain. Oleh karena itu, orang tua perlu membantu anak beradaptasi kembali agar transisi dari liburan ke sekolah berjalan lebih lancar dan menyenangkan.
Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan:
Beberapa hari sebelum sekolah dimulai, biasakan anak kembali mengikuti jadwal seperti saat hari sekolah. Mulailah dengan mengatur waktu tidur lebih awal, membiasakan bangun pagi, mandi, sarapan, dan mengurangi kebiasaan begadang.
Perubahan rutinitas yang dilakukan secara bertahap akan membantu anak lebih siap secara fisik maupun mental ketika hari pertama sekolah tiba. Anak pun tidak akan merasa kaget atau kelelahan saat harus kembali mengikuti kegiatan belajar di kelas.
Melibatkan anak dalam mempersiapkan kebutuhan sekolah dapat meningkatkan semangat mereka untuk kembali belajar. Ajak anak memilih dan menata alat tulis, menyiapkan tas sekolah, memeriksa seragam, atau memberi label nama pada perlengkapan pribadi.
Aktivitas sederhana ini dapat membuat anak merasa lebih antusias dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap barang-barang miliknya.
Selama liburan, waktu penggunaan gadget biasanya meningkat. Agar anak tidak kesulitan menyesuaikan diri saat sekolah dimulai, orang tua sebaiknya mulai mengurangi durasi penggunaan gadget secara bertahap.
Alihkan waktu anak dengan aktivitas yang lebih bermanfaat, seperti membaca buku, bermain di luar rumah, menggambar, atau melakukan permainan edukatif bersama keluarga. Cara ini juga dapat membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi anak saat kembali belajar.
Tidak semua anak merasa siap untuk kembali ke sekolah, terutama bagi mereka yang akan memasuki jenjang pendidikan baru atau pindah sekolah. Sebagian anak mungkin merasa gugup, cemas, bahkan takut menghadapi lingkungan yang baru.
Luangkan waktu untuk mendengarkan cerita dan perasaan anak. Berikan dukungan, motivasi, serta yakinkan bahwa sekolah adalah tempat yang menyenangkan untuk belajar dan bertemu teman baru. Dukungan emosional dari orang tua dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri anak.
Sebelum tahun ajaran baru dimulai, orang tua juga dapat mengajak anak melakukan aktivitas belajar ringan di rumah. Misalnya dengan membaca buku cerita, mengulas materi sebelumnya, berlatih membaca, menulis, atau berhitung melalui permainan edukatif.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan kebiasaan belajar anak setelah cukup lama berlibur sehingga mereka lebih siap mengikuti pembelajaran di sekolah.
Secara umum, hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027 di berbagai daerah di Indonesia akan dimulai pada Senin, 13 Juli 2026. Sementara itu, kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru SMP dan SMA diperkirakan berlangsung pada 13-17 Juli 2026.
Agar anak lebih siap menyambut tahun ajaran baru, orang tua disarankan mulai mempersiapkan kebutuhan sekolah, mengembalikan rutinitas harian, serta membangun kembali semangat belajar anak sejak beberapa hari sebelum sekolah dimulai.
Jika Ayah dan Bunda ingin membantu anak lebih siap menghadapi tahun ajaran baru, mengikuti les privat juga bisa menjadi pilihan yang tepat. Melalui pendampingan yang menyenangkan dan sesuai kebutuhan anak, proses belajar dapat terasa lebih efektif sekaligus meningkatkan rasa percaya diri anak saat kembali ke sekolah.
Fun Teacher Private hadir dengan program les privat untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari calistung, pendampingan belajar sekolah, hingga bahasa Inggris dengan metode belajar yang interaktif dan menyenangkan. Dengan pendampingan yang tepat, anak dapat memulai tahun ajaran baru dengan lebih siap dan percaya diri.
Jangan lupa kunjungi terus Fun Teacher Private untuk mendapatkan berbagai informasi seputar pendidikan, parenting, dan tips belajar anak lainnya.