Fisika merupakan salah satu mata pelajaran SMA yang sering dianggap sulit karena melibatkan banyak rumus, konsep, dan perhitungan. Mulai dari gerak benda, gaya, energi, hingga listrik dan gelombang, setiap materi memiliki rumus yang perlu dipahami agar siswa dapat menyelesaikan soal dengan tepat.
Namun, belajar Fisika sebenarnya tidak harus selalu menghafal rumus. Kunci utamanya adalah memahami konsep, mengenali simbol yang digunakan, mengetahui satuan besaran, dan berlatih menerapkan rumus dalam berbagai jenis soal.
Artikel ini menyajikan kumpulan rumus Fisika SMA lengkap berdasarkan materi utama, mulai dari gerak lurus hingga fisika modern, disertai keterangan simbol dan contoh soal sederhana. Rangkuman ini dapat digunakan sebagai bahan belajar mandiri, referensi mengerjakan PR, maupun persiapan ujian sekolah.
Sebelum mempelajari rumus yang lebih kompleks, siswa perlu memahami besaran, satuan, dan pengukuran dalam Fisika.
Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan menggunakan angka serta satuan.
| Besaran pokok | Satuan SI | Simbol satuan |
|---|---|---|
| Panjang | Meter | m |
| Massa | Kilogram | kg |
| Waktu | Sekon | s |
| Suhu | Kelvin | K |
| Kuat arus listrik | Ampere | A |
| Jumlah zat | Mol | mol |
| Intensitas cahaya | Kandela | cd |
[
v_{\text{rata-rata}}=\frac{\Delta x}{\Delta t}
]
Keterangan:
(v) = kecepatan rata-rata (m/s)
(\Delta x) = perpindahan (m)
(\Delta t) = selang waktu (s)
Contoh soal:
Sebuah benda berpindah sejauh 100 meter dalam waktu 20 sekon. Berapakah kecepatan rata-ratanya?
Jawaban:
[
v=\frac{100}{20}=5\text{ m/s}
]
Jadi, kecepatan rata-rata benda adalah 5 m/s.
Perlu diingat bahwa kecepatan rata-rata menggunakan perpindahan, sedangkan kelajuan rata-rata menggunakan jarak total yang ditempuh.
Gerak lurus merupakan materi dasar Fisika SMA yang membahas pergerakan benda pada lintasan lurus. Materi ini terbagi menjadi Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB).
GLB adalah gerak benda dengan kecepatan tetap dan percepatan nol.
Rumus GLB:
[
s=vt
]
atau
[
v=\frac{s}{t}
]
Keterangan:
Contoh soal:
Sebuah mobil bergerak dengan kecepatan tetap 15 m/s selama 8 sekon. Berapa jarak yang ditempuh?
Jawaban:
[
s=vt=15\times8=120\text{ m}
]
Jadi, jarak yang ditempuh mobil adalah 120 meter.
GLBB adalah gerak benda dengan percepatan tetap. Kecepatan benda dapat bertambah atau berkurang secara teratur.
Rumus GLBB:
| Besaran yang dicari | Rumus |
|---|---|
| Kecepatan akhir | (v_t=v_0+at) |
| Perpindahan | (s=v_0t+\frac12at^2) |
| Hubungan kecepatan dan perpindahan | (v_t^2=v_0^2+2as) |
| Percepatan | (a=\frac{v_t-v_0}{t}) |
Keterangan:
Contoh soal:
Sebuah benda mula-mula diam, kemudian bergerak dengan percepatan 2 m/s² selama 5 sekon. Berapakah kecepatan akhirnya?
Jawaban:
[
v_t=v_0+at
]
[
v_t=0+(2\times5)=10\text{ m/s}
]
Jadi, kecepatan akhir benda adalah 10 m/s.
Gerak vertikal adalah gerak benda pada arah vertikal yang dipengaruhi percepatan gravitasi. Dalam soal sekolah, hambatan udara biasanya diabaikan kecuali disebutkan berbeda.
Gerak jatuh bebas terjadi ketika benda dilepaskan dari keadaan diam dan jatuh karena gravitasi.
Rumus:
[
v=gt
]
[
h=\frac12gt^2
]
[
v^2=2gh
]
Keterangan:
Contoh soal:
Sebuah benda dijatuhkan dari keadaan diam selama 2 sekon. Jika (g=10\text{ m/s}^2), berapa jarak jatuhnya?
[
h=\frac12gt^2
]
[
h=\frac12(10)(2^2)=20\text{ m}
]
Jadi, benda telah jatuh sejauh 20 meter.
Benda dilempar ke atas dengan kecepatan awal tertentu. Ketika mencapai titik tertinggi, kecepatannya sesaat menjadi nol.
Rumus waktu mencapai titik tertinggi:
[
t_{\text{maks}}=\frac{v_0}{g}
]
Rumus ketinggian maksimum:
[
h_{\text{maks}}=\frac{v_0^2}{2g}
]
Jika benda kembali ke ketinggian awal dan hambatan udara diabaikan, waktu total geraknya adalah:
[
t_{\text{total}}=\frac{2v_0}{g}
]
Hukum Newton menjelaskan hubungan antara gaya, massa, dan gerak benda. Materi ini menjadi dasar untuk memahami berbagai peristiwa mekanika.
Jika resultan gaya pada benda sama dengan nol, benda akan tetap diam atau bergerak lurus dengan kecepatan tetap.
[
\sum F=0
]
Percepatan benda sebanding dengan resultan gaya dan berbanding terbalik dengan massanya.
[
\sum F=ma
]
Keterangan:
Contoh soal:
Benda bermassa 4 kg mendapat resultan gaya sebesar 20 N. Berapakah percepatannya?
[
a=\frac{F}{m}=\frac{20}{4}=5\text{ m/s}^2
]
Jadi, percepatan benda adalah 5 m/s².
Setiap aksi memiliki reaksi yang sama besar dan berlawanan arah. Gaya aksi dan reaksi bekerja pada dua benda yang berbeda.
[
F_{\text{aksi}}=-F_{\text{reaksi}}
]
| Jenis gaya | Rumus |
|---|---|
| Gaya berat | (w=mg) |
| Gaya gesek kinetis | (f_k=\mu_kN) |
| Gaya gesek statis maksimum | (f_{s,\text{maks}}=\mu_sN) |
| Gaya pegas | (F=-kx) |
| Gaya sentripetal | (F_s=\frac{mv^2}{r}) |
Keterangan tambahan:
Pada rumus gaya pegas, tanda negatif menunjukkan bahwa gaya pegas berlawanan arah dengan perpindahan dari posisi keseimbangan.
Materi usaha dan energi menjelaskan bagaimana gaya dapat memindahkan benda serta bagaimana energi berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya.
Jika gaya konstan bekerja pada benda yang berpindah, usaha dirumuskan sebagai:
[
W=Fs\cos\theta
]
Jika gaya searah perpindahan, rumusnya menjadi:
[
W=Fs
]
Keterangan:
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda karena gerakannya.
[
E_k=\frac12mv^2
]
Energi potensial gravitasi dekat permukaan Bumi dirumuskan sebagai:
[
E_p=mgh
]
Jika hanya gaya konservatif yang melakukan usaha, energi mekanik total tetap.
[
E_m=E_k+E_p
]
Daya merupakan usaha yang dilakukan per satuan waktu.
[
P=\frac{W}{t}
]
Jika gaya dan kecepatan searah:
[
P=Fv
]
Contoh soal:
Sebuah benda bermassa 2 kg bergerak dengan kecepatan 4 m/s. Berapakah energi kinetiknya?
[
E_k=\frac12mv^2
]
[
E_k=\frac12(2)(4^2)=16\text{ J}
]
Jadi, energi kinetiknya adalah 16 joule.
Momentum berkaitan dengan massa dan kecepatan benda, sedangkan impuls berkaitan dengan perubahan momentum akibat gaya yang bekerja selama selang waktu tertentu.
[
p=mv
]
Satuan momentum adalah kg m/s.
Untuk gaya konstan:
[
I=F\Delta t
]
Impuls juga sama dengan perubahan momentum:
[
I=\Delta p=m(v_t-v_0)
]
Pada sistem terisolasi, momentum total sebelum tumbukan sama dengan momentum total sesudah tumbukan.
Untuk dua benda:
[
m_1v_1+m_2v_2=m_1v_1'+m_2v_2'
]
Tanda kecepatan harus disesuaikan dengan arah gerak. Tumbukan lenting sempurna, lenting sebagian, dan tidak lenting sama sekali memiliki karakteristik yang berbeda.
Gerak melingkar membahas benda yang bergerak mengikuti lintasan berbentuk lingkaran.
| Besaran | Rumus |
|---|---|
| Kecepatan sudut | (\omega=\frac{\Delta\theta}{\Delta t}) |
| Hubungan kecepatan linear dan sudut | (v=\omega r) |
| Periode | (T=\frac1f) |
| Frekuensi | (f=\frac1T) |
| Kecepatan sudut | (\omega=2\pi f=\frac{2\pi}{T}) |
| Percepatan sentripetal | (a_s=\frac{v^2}{r}=\omega^2r) |
Keterangan:
Contoh soal:
Sebuah benda bergerak melingkar dengan frekuensi 2 Hz. Berapakah periodenya?
[
T=\frac1f=\frac12=0{,}5\text{ s}
]
Jadi, periodenya adalah 0,5 sekon.
Fluida merupakan zat yang dapat mengalir, seperti cairan dan gas. Materi ini meliputi tekanan, gaya apung, dan aliran fluida.
[
P=\frac{F}{A}
]
Keterangan:
[
P_h=\rho gh
]
Tekanan total dalam fluida terbuka pada kedalaman (h) adalah:
[
P_{\text{total}}=P_{\text{atm}}+\rho gh
]
Gaya apung pada benda yang tercelup dalam fluida adalah:
[
F_A=\rho_f gV_{\text{tercelup}}
]
Untuk aliran fluida ideal yang tidak termampatkan:
[
A_1v_1=A_2v_2
]
[
P+\frac12\rho v^2+\rho gh=\text{konstan}
]
Persamaan Bernoulli berlaku untuk aliran tunak fluida ideal sepanjang garis arus, dengan asumsi yang sesuai.
Keterangan:
Materi suhu dan kalor membahas perubahan suhu, perpindahan energi panas, dan perilaku gas.
[
T_K=T_C+273{,}15
]
Untuk konversi Celsius ke Fahrenheit:
[
T_F=\frac95T_C+32
]
Untuk konversi Celsius ke Réaumur:
[
T_R=\frac45T_C
]
[
Q=mc\Delta T
]
Keterangan:
[
Q=mL
]
Rumus ini digunakan untuk perubahan wujud pada suhu tetap.
[
\Delta L=\alpha L_0\Delta T
]
[
PV=nRT
]
Keterangan:
Jika (W) menyatakan usaha yang dilakukan oleh gas:
[
\Delta U=Q-W
]
Artinya, perubahan energi dalam sama dengan kalor yang diterima gas dikurangi usaha yang dilakukan gas.
Getaran adalah gerak bolak-balik di sekitar titik keseimbangan, sedangkan gelombang merupakan perambatan gangguan yang membawa energi.
[
f=\frac1T
]
[
T=\frac1f
]
[
v=f\lambda
]
Keterangan:
(v) = cepat rambat gelombang (m/s)
(f) = frekuensi (Hz)
(\lambda) = panjang gelombang (m)
Untuk simpangan kecil:
[
T=2\pi\sqrt{\frac{l}{g}}
]
Untuk sistem pegas ideal:
[
T=2\pi\sqrt{\frac{m}{k}}
]
Untuk sumber dan pengamat yang bergerak sepanjang garis yang menghubungkan keduanya:
[
f'=f\frac{v\pm v_o}{v\mp v_s}
]
Keterangan:
Tanda dipilih sesuai arah gerak relatif. Jika sumber dan pengamat saling mendekat, frekuensi yang terdengar meningkat.
Listrik dinamis membahas muatan yang bergerak melalui penghantar serta hubungan antara arus, tegangan, hambatan, dan daya listrik.
[
I=\frac{Q}{t}
]
Keterangan:
[
V=IR
]
Keterangan:
[
R_{\text{total}}=R_1+R_2+\cdots+R_n
]
[
\frac1{R_{\text{total}}}=\frac1{R_1}+\frac1{R_2}+\cdots+\frac1{R_n}
]
[
P=VI
]
Dengan menggunakan Hukum Ohm, daya juga dapat dinyatakan sebagai:
[
P=I^2R=\frac{V^2}{R}
]
[
E=Pt
]
Contoh soal:
Sebuah hambatan 4 Ω dihubungkan dengan sumber tegangan 12 V. Berapakah arus yang mengalir?
[
I=\frac VR=\frac{12}{4}=3\text{ A}
]
Jadi, kuat arus yang mengalir adalah 3 ampere.
Listrik statis membahas muatan listrik yang diam dan interaksinya.
[
F=k\frac{|q_1q_2|}{r^2}
]
Keterangan:
[
E=\frac Fq
]
Untuk muatan titik:
[
E=k\frac{|Q|}{r^2}
]
[
V=k\frac Qr
]
Rumus potensial tersebut berlaku untuk muatan titik dengan acuan potensial nol di tak terhingga.
[
E_p=qV
]
Besaran medan listrik merupakan besaran vektor, sedangkan potensial listrik merupakan besaran skalar. Karena itu, cara menjumlahkan keduanya berbeda.
Materi ini mempelajari medan magnet, gaya pada muatan bergerak, serta perubahan fluks magnet yang dapat menghasilkan gaya gerak listrik induksi.
[
F=|q|vB\sin\theta
]
[
F=BIL\sin\theta
]
[
\Phi=BA\cos\theta
]
[
\mathcal{E}=-N\frac{\Delta\Phi}{\Delta t}
]
Keterangan:
Tanda negatif pada Hukum Faraday berkaitan dengan Hukum Lenz, yaitu arah induksi menentang perubahan fluks yang menyebabkannya.
Optik geometri membahas pembentukan bayangan oleh cermin dan lensa.
[
\frac1f=\frac1{s_o}+\frac1{s_i}
]
Keterangan:
[
M=\left|\frac{h_i}{h_o}\right|=\left|\frac{s_i}{s_o}\right|
]
Keterangan:
Tanda positif atau negatif pada jarak dan perbesaran dapat digunakan untuk menunjukkan sifat bayangan, bergantung pada konvensi tanda yang digunakan. Untuk soal cermin dan lensa, perhatikan konvensi yang diajarkan di kelas.
[
P=\frac1f
]
Untuk fokus (f) dalam meter, kekuatan lensa (P) dinyatakan dalam dioptri.
Fisika modern membahas fenomena yang tidak sepenuhnya dapat dijelaskan oleh fisika klasik, termasuk efek fotolistrik dan relativitas.
[
E=hf
]
Karena (c=f\lambda), energi foton juga dapat ditulis:
[
E=\frac{hc}{\lambda}
]
[
E_{k,\text{maks}}=hf-\phi
]
Keterangan:
Persamaan berlaku ketika energi foton cukup untuk melepaskan elektron dari permukaan logam.
[
E=mc^2
]
Rumus ini menyatakan hubungan antara massa dan energi dalam relativitas.
[
\lambda=\frac hp
]
Untuk partikel dengan momentum (p), panjang gelombang de Broglie menunjukkan sifat gelombang partikel.
Menguasai rumus Fisika SMA bukan hanya soal menghafal banyak persamaan. Siswa juga perlu memahami konsep, mengenali jenis soal, dan berlatih menyelesaikan perhitungan secara sistematis.
Jika kamu atau anak mengalami kesulitan memahami materi Fisika, pendampingan belajar tambahan dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu proses belajar menjadi lebih terarah.
Fun Teacher Private menyediakan layanan les privat untuk mendukung kebutuhan belajar siswa. Dengan pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan materi yang sedang dipelajari, siswa dapat memperoleh kesempatan untuk membahas konsep yang belum dipahami, berlatih mengerjakan soal, dan mempersiapkan ujian dengan lebih terstruktur.
Ingin membantu anak lebih percaya diri dalam belajar Fisika? Hubungi Fun Teacher Private untuk mengetahui pilihan layanan les privat yang tersedia dan mendiskusikan kebutuhan belajar anak.