Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, teks narasi dan teks deskripsi merupakan dua jenis teks yang sering dipelajari di sekolah. Keduanya sama-sama digunakan untuk menyampaikan informasi kepada pembaca, tetapi memiliki tujuan, struktur, dan ciri kebahasaan yang berbeda.
Perbedaan teks narasi dan teks deskripsi terletak pada tujuan penulisannya. Teks narasi bertujuan menceritakan rangkaian peristiwa secara berurutan, sedangkan teks deskripsi bertujuan menggambarkan suatu objek, tempat, orang, atau suasana secara terperinci agar pembaca seolah-olah dapat melihat atau merasakannya.
Agar lebih mudah dipahami, simak pengertian, ciri-ciri, struktur, contoh, dan tabel perbedaan teks narasi dan teks deskripsi berikut ini.
Teks narasi adalah teks yang menceritakan rangkaian peristiwa atau kejadian secara kronologis sehingga membentuk sebuah cerita. Peristiwa tersebut dapat berupa kejadian nyata maupun rekaan penulis.
Teks narasi biasanya memiliki tokoh, latar, alur, dan konflik atau masalah yang berkembang sepanjang cerita. Jenis teks ini sering ditemukan dalam cerita pendek, dongeng, legenda, novel, dan pengalaman pribadi.
Berikut beberapa ciri teks narasi yang perlu diketahui.
Struktur teks narasi dapat berbeda sesuai jenisnya. Pada narasi berbentuk cerita, struktur yang umum digunakan adalah:
Tidak semua teks narasi harus memiliki seluruh bagian tersebut. Narasi pengalaman pribadi, misalnya, dapat disusun lebih sederhana berdasarkan urutan kejadian.
Teks deskripsi adalah teks yang menggambarkan suatu objek secara terperinci berdasarkan ciri-ciri atau karakteristiknya. Tujuannya adalah membantu pembaca membayangkan objek yang sedang dijelaskan.
Objek yang dideskripsikan dapat berupa orang, hewan, tumbuhan, tempat, benda, maupun suasana. Teks deskripsi sering menggunakan detail yang berkaitan dengan bentuk, warna, ukuran, suara, aroma, dan kesan terhadap objek.
Berikut ciri-ciri teks deskripsi.
Struktur teks deskripsi yang umum dipelajari di sekolah meliputi:
Untuk memudahkan pemahaman, perhatikan tabel berikut.
| Aspek | Teks Narasi | Teks Deskripsi |
|---|---|---|
| Tujuan | Menceritakan rangkaian peristiwa | Menggambarkan objek secara terperinci |
| Fokus utama | Kejadian dan perkembangan cerita | Ciri-ciri dan karakteristik objek |
| Unsur yang menonjol | Tokoh, alur, latar, dan peristiwa | Objek, detail, dan kesan indrawi |
| Urutan penyajian | Umumnya mengikuti perkembangan kejadian | Mengikuti susunan detail objek |
| Kata yang sering digunakan | Kemudian, lalu, setelah itu, akhirnya | Indah, luas, harum, lembut, cerah |
| Struktur umum | Orientasi, komplikasi, resolusi, koda opsional | Identifikasi, deskripsi bagian, penutup opsional |
| Contoh teks | Dongeng, cerpen, pengalaman pribadi | Deskripsi sekolah, rumah, hewan, atau seseorang |
Berdasarkan tabel tersebut, teks narasi lebih menekankan apa yang terjadi, sedangkan teks deskripsi lebih menekankan seperti apa objek yang dibahas.
Supaya lebih mudah membedakan keduanya, perhatikan dua contoh berikut. Kedua teks ini menggunakan objek yang sama, yaitu taman sekolah, tetapi memiliki tujuan penulisan yang berbeda.
Judul: Pengalaman Menanam Bunga di Sekolah
Pada Jumat pagi, Rani dan teman-temannya mengikuti kegiatan menanam bunga di taman sekolah. Mereka membawa bibit bunga dan peralatan berkebun dari rumah.
Setelah mendapatkan arahan dari guru, Rani mulai menggali tanah dan menanam bibit bunga di dekat pagar. Tidak lama kemudian, hujan turun sehingga mereka bergegas membawa peralatan ke teras kelas.
Keesokan harinya, Rani kembali ke taman untuk memeriksa tanaman yang telah ditanam. Ia merasa senang karena semua bibit masih tumbuh dengan baik. Sejak saat itu, Rani dan teman-temannya bergantian menyiram bunga setiap pagi.
Mengapa teks tersebut termasuk teks narasi?
Teks tersebut menceritakan kegiatan Rani secara berurutan, mulai dari menanam bunga, menghadapi hujan, hingga merawat tanaman pada hari berikutnya. Fokus utamanya adalah rangkaian peristiwa yang dialami tokoh.
Judul: Taman Sekolah yang Asri
Taman sekolahku terletak di samping gedung kelas. Taman itu memiliki berbagai jenis bunga berwarna merah, kuning, dan ungu yang tumbuh di sepanjang jalan setapak.
Di bagian tengah taman, terdapat pohon rindang yang memberikan keteduhan. Rumput hijau menutupi sebagian besar permukaan tanah, sementara kupu-kupu sesekali terlihat hinggap di antara bunga-bunga. Udara di taman terasa sejuk dan suasananya tenang.
Taman sekolah menjadi salah satu tempat favorit siswa untuk beristirahat ketika jam pelajaran selesai.
Mengapa teks tersebut termasuk teks deskripsi?
Teks tersebut menggambarkan kondisi taman sekolah melalui warna bunga, bentuk lingkungan, keberadaan pohon, dan suasananya. Fokus utamanya adalah membantu pembaca membayangkan taman sekolah, bukan menceritakan rangkaian kejadian.
Meskipun memiliki perbedaan, teks narasi dan teks deskripsi juga mempunyai beberapa persamaan.
Sebagai contoh, dalam cerita tentang perjalanan ke pantai, penulis dapat menceritakan perjalanan dari rumah hingga tiba di pantai menggunakan pola narasi. Ketika menggambarkan pasir putih, ombak biru, dan angin sejuk, penulis menggunakan unsur deskripsi.
Jika masih kesulitan menentukan jenis teks, gunakan tiga langkah berikut.
1. Perhatikan tujuan teks.
Tanyakan apakah teks tersebut ingin menceritakan kejadian atau menggambarkan sesuatu. Jika fokusnya adalah kejadian, kemungkinan besar teks tersebut merupakan narasi. Jika fokusnya adalah karakteristik objek, teks tersebut cenderung berupa deskripsi.
2. Perhatikan kata-kata yang digunakan.
Kata seperti kemudian, setelah itu, dan akhirnya sering ditemukan dalam narasi. Sementara itu, kata seperti luas, indah, harum, dan sejuk sering digunakan untuk memperjelas deskripsi. Namun, kata-kata tersebut bukan penentu mutlak karena keduanya dapat muncul dalam satu teks.
3. Perhatikan perkembangan isi teks.
Jika isi teks bergerak dari satu peristiwa ke peristiwa lain, teks tersebut cenderung naratif. Jika sebagian besar kalimat menjelaskan bentuk, warna, ukuran, atau suasana suatu objek, teks tersebut cenderung deskriptif.
Uji pemahamanmu melalui soal pilihan ganda berikut.
1. Apa perbedaan utama antara teks narasi dan teks deskripsi?
A. Teks narasi menjelaskan definisi, sedangkan teks deskripsi memberikan petunjuk.
B. Teks narasi menceritakan rangkaian peristiwa, sedangkan teks deskripsi menggambarkan objek secara terperinci.
C. Teks narasi selalu berdasarkan fakta, sedangkan teks deskripsi selalu berupa khayalan.
D. Teks narasi menggunakan bahasa baku, sedangkan teks deskripsi tidak.
2. Kalimat berikut yang paling menunjukkan teks deskripsi adalah ...
A. Setelah bel berbunyi, siswa segera masuk ke kelas.
B. Dina berangkat ke sekolah pukul enam pagi.
C. Ruang kelas itu bersih, luas, dan memiliki jendela besar yang menghadap taman.
D. Kemudian, mereka menyelesaikan tugas kelompok bersama-sama.
3. Bagian yang biasanya memperkenalkan tokoh dan latar dalam teks narasi disebut ...
A. Orientasi
B. Resolusi
C. Koda
D. Deskripsi bagian
4. Perhatikan kalimat berikut.
"Pada sore hari, Bima pergi ke perpustakaan dan meminjam sebuah buku cerita."
Kalimat tersebut lebih menonjolkan unsur narasi karena ...
A. Menggambarkan warna buku secara terperinci.
B. Menjelaskan bentuk perpustakaan.
C. Menggambarkan suasana sore secara mendalam.
D. Menceritakan tindakan yang dilakukan tokoh.
5. Manakah pernyataan yang benar tentang teks narasi dan teks deskripsi?
A. Keduanya tidak dapat digunakan dalam satu tulisan.
B. Teks deskripsi selalu menceritakan konflik.
C. Teks narasi dapat memuat deskripsi untuk menggambarkan tokoh atau latar.
D. Teks narasi dan teks deskripsi memiliki tujuan yang selalu sama.
Kunci jawaban: 1. B, 2. C, 3. A, 4. D, 5. C.
Perbedaan teks narasi dan teks deskripsi terletak pada tujuan dan fokus penulisannya. Teks narasi menceritakan rangkaian peristiwa, sedangkan teks deskripsi menggambarkan suatu objek secara terperinci. Teks narasi biasanya menonjolkan tokoh, alur, dan kejadian, sementara teks deskripsi menonjolkan karakteristik objek serta kesan yang ditimbulkannya.
Dengan memahami pengertian, ciri-ciri, struktur, dan contoh kedua jenis teks tersebut, siswa dapat lebih mudah mengenali perbedaannya sekaligus menyusun tulisan sesuai tujuan yang diinginkan.
Ingin lebih memahami materi Bahasa Indonesia dan meningkatkan kemampuan menulis? Belajar secara terarah dapat membantu siswa memahami konsep, berlatih menyusun teks, dan memperbaiki kesalahan dalam tulisan.
Fun Teacher Private menyediakan layanan les privat untuk membantu siswa belajar sesuai jenjang pendidikan dan kebutuhan masing-masing. Dengan pendampingan guru privat, siswa dapat berlatih memahami teks narasi, teks deskripsi, dan berbagai materi Bahasa Indonesia lainnya secara lebih terarah.
Baik untuk memperkuat pemahaman materi sekolah maupun mempersiapkan ujian, proses belajar dapat disesuaikan dengan kemampuan dan target siswa.
Kunjungi Fun Teacher Private untuk menemukan pilihan les privat yang sesuai dan bantu anak belajar dengan lebih percaya diri.