bio
Elsy, sudah 4 tahun Saya berkecimpung dalam dunia pendidikan mengajar dan belajar tentang pendidikan, ikut berbagai program relawan pendidikan dipelosok. Saya suka anak anak dan saya suka calistung, Saya suka bahasa Arab & Inggris dan Saya suka mengajar mengaji. Saya mampu bertanggungjawab, ingin mencoba hal hal baru yang lebih menantang, pengalaman dalam mengajar cukup banyak, terlebih Saya adalah volunteer pendidikan yang mengajar didaerah pelosok Indonesia, Pengabdian 4 kali didesa yang berbeda tepatnya di provinsi Banten dan Lampung. mengenai psikologis dan karakter anak disetiap jenjang dari pra sekolah-smp sudah Saya temukan, ada yang aktif, pasif dan lainnya, semua diperlakukan dengan sama tidak dibeda bedakan, hanya saja perhatian dalam pendekatan ke anak yang harus memerlukan strategi. Saya pernah mengajar sebagai guru di pelosok dan bertemu oleh salah satu anak Yang Istimewa (kebutuhan khusus) mereka sebenarnya bukan anak kebutuhan khusus, tapi lebih tepatnya, anak yang istimewa diperlakukan dengan sabar & baik, Saya dapat berkomunikasi, cekatan dan juga disiplin terkait waktu Saya mampu bekerja sama dalam tim dan memiliki keahlian dalam bidang office (word, excel) , tidak lupa dalam setiap kegiatan yang kita lakukan untuk selalu melibatkan Allah SWT. Pengalaman Ngajar 1. Mengajar Privat Bahasa Arab tingkat MI & MTs 2. Mengajar Privat Bahasa Inggris dan Mapel Umum kelas 2 Bilingual 3. Mengajar Privat Mengaji Al-Qur’an tingkat MI & MTs 4. Mengajar Privat Pra-Tahsin Montessori Usia 3-4 tahun 5. Mengajar Mengaji LTQ (Lembaga Taman Qur’an) Al Muhajirin, Larangan Indah 6. Mengajar Mapel Umum kelas 1-6 di SDN 22 Krui, Lampung 7. Mengajar Sejarah kelas 8 dan 9 di SMPN Satu Atap 1 Krui, Lampung 8. Mengajar Mengaji di TPQ Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) 9. Mengajar mengaji (Bilingual) 10. Mengajar Toddler kurikulum nasional plus
kendaraan
Motor Beat Duiax
Aktifitas Saat Ini
Alhamdulillah saat ini aktivitas saya mengajar privat, menjadi guru mengaji di TPQ Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) dan sudah lulus S1 Mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Pendidikan Bahasa Arab. dan salah satu lulusan terbaik didalam jurusan saya
dimulai dari membangun komunikasi dengan anak anak(komunikatif), sambil belajar dan bermain peran dengan anak. Pembelajaran Berbasis Cerita: Anak-anak sangat menyukai cerita Pembelajaran Aktif dengan Gerakan: Anak-anak lebih mudah berkonsentrasi dan memahami materi ketika melibatkan gerakan fisik. Metode Pemberian tugas atau worksheets untuk pembelajaran nya meliputi 1) Mengenal Huruf dan Angka: Pengenalan huruf A-Z dan angka 1-20 melalui lagu, kartu huruf, dan angka. Permainan mencocokkan huruf besar dengan huruf kecil. 2) Mengenal Bentuk dan Warna: Mengenal berbagai bentuk dasar seperti lingkaran, segitiga, persegi, dan bintang. Mengenal berbagai warna dasar melalui permainan dan aktivitas mewarnai. 3) Kosa Kata dan Bahasa: Cerita dan dongeng sederhana. Kegiatan mendengarkan dan berbicara, seperti bercerita tentang gambar. 4) Pengembangan Motorik Motorik Kasar: -Aktivitas fisik seperti melompat, berlari, dan bermain bola. -Senam atau tari sederhana untuk anak-anak. Motorik Halus: -Menggunting kertas dengan gunting aman. -Menempel, melipat kertas, dan merangkai manik-manik. 5) Kreativitas dan Seni Menggambar dan Mewarnai: Kegiatan menggambar bebas dan mewarnai gambar sederhana. 6) Karya Seni dan Kerajinan Tangan: Membuat kolase dari bahan-bahan yang mudah ditemukan. Membuat karya seni dari tanah liat atau playdough. anak akan belajar seni rupa melalui menggambar, mewarnai, dan membuat kerajinan tangan sederhana seperti kolase atau patung dari tanah liat. Ini membantu anak-anak mengembangkan keterampilan motorik halus dan ekspresi kreatif. anak akan keterampilan berolahraga. Bermain olahraga membantu anak-anak meningkatkan kebugaran fisik dan koordinasi. 7) Pengenalan Lingkungan: Mengenal berbagai binatang dan tumbuhan melalui gambar dan video. Kegiatan menanam tanaman sederhana. Mereka juga umumnya mulai dikenalkan kepada kegiatan eksplorasi alam dan sains sederhana. Kegiatan ini membantu mengembangkan rasa ingin tahu, pemahaman tentang lingkungan, dan keterampilan berpikir kritis. 8) Eksperimen Sains Sederhana: Eksperimen sederhana seperti mencampur warna atau bermain dengan air dan pasir. 9) Pengembangan Moral dan Agama Nilai-Nilai Dasar: Cerita dan aktivitas yang mengajarkan kejujuran, kebaikan, dan rasa hormat. Pengajaran Agama: Cerita dan nyanyian sesuai dengan agama yang dianut, seperti kisah nabi, doa-doa sederhana, dan lagu-lagu rohani. 10) Pembelajaran Berbasis Permainan Permainan adalah cara yang sangat efektif untuk mengajarkan berbagai konsep kepada anak-anak. Melalui permainan, anak-anak tidak hanya belajar tentang topik tertentu tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial dan emosional. Misalnya, permainan balok dapat membantu mereka memahami konsep ruang dan bangun, sementara permainan peran dapat mengasah kemampuan berbahasa dan imajinasi. 11) Aktivitas Sensorik Aktivitas yang melibatkan indera anak-anak, seperti bermain dengan pasir, air, atau bahan-bahan tekstur lainnya, dapat sangat bermanfaat. Aktivitas sensorik membantu anak-anak mengembangkan keterampilan motorik halus, koordinasi mata-tangan, dan pemahaman tentang dunia di sekitar mereka. Misalnya, meremas adonan atau bermain dengan playdough dapat memperkuat otot tangan dan meningkatkan kreativitas. 12) Teknologi dalam Pembelajaran Penggunaan teknologi seperti tablet atau komputer dapat membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif. Ada banyak aplikasi edukatif yang dirancang khusus untuk anak usia dini, yang mengajarkan berbagai konsep seperti huruf, angka, warna, dan bentuk melalui permainan dan aktivitas yang menarik. Namun, penting untuk memastikan bahwa penggunaan teknologi seimbang dengan aktivitas fisik dan sosial lainnya 13) Pendekatan Tematik Pendekatan tematik menghubungkan berbagai aspek pembelajaran melalui satu tema yang menarik bagi anak-anak. Misalnya, tema tentang “Luar Angkasa” dapat mencakup kegiatan membaca buku tentang planet, membuat kerajinan tangan berbentuk roket, dan menyanyikan lagu tentang bintang. Pendekatan ini membantu anak-anak melihat hubungan antara berbagai konsep dan membuat pembelajaran lebih terpadu dan menyenangkan. 14) Kegiatan Seni dan Kreativitas Melibatkan anak-anak dalam kegiatan seni seperti menggambar, melukis, atau membuat kerajinan tangan dapat membantu mereka mengekspresikan diri dan mengembangkan kreativitas. Seni juga dapat digunakan untuk mengajarkan konsep lain, seperti matematika (menghitung bentuk dan warna) atau sains (mencampur warna untuk membuat warna baru). Untuk program mengaji; Pilihan Metode Mengaji Bervariasi Siswa akan belajar cara membaca al-quran yang baik dan benar sesuai kaidah ilmu tajwid dengan menggunakan metode seperti iqra, tilawati, dan ummi. Pilihan Metode Mengaji Bervariasi Siswa akan belajar cara membaca al-quran yang baik dan benar sesuai kaidah ilmu tajwid dengan menggunakan metode seperti iqra, tilawati, dan ummi. ° Pengenalan huruf Al Qur’an ° Menulis huruf Al Qur’an ° Ilmu Tajwid ° Tilawatil Qur’an Materi Penunjang ° Bacaan Shalat ° Aqidah Islamiyyah ° Bahasa Arab ° Hadis sederhana ° Doa Harian ° Sejarah Keislaman Mengajar ngaji kepada anak-anak juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk belajar tentang nilai-nilai agama seperti kebaikan, kesabaran, kejujuran, dan saling menghormati. Mereka akan diajarkan tentang etika dalam beribadah dan berinteraksi dengan sesama manusia. Selain itu, mengajar ngaji juga membantu anak-anak dalam memahami dan menghargai perbedaan agama. Mereka akan belajar bahwa agama-agama lain juga memiliki kepercayaan dan praktik mereka sendiri, dan bahwa penting untuk saling menghormati dan hidup berdampingan dengan damai.