bio
Saya Intan, saya adalah mahasiswi Universitas Al Azhar Cairo Fakultas Dirosat islamiyah wal Arobiyah lil Banat, Prodi Syari'ah Islamiyah. Saya juga salah satu penerima beasiswa penuh Al Azhar University yang sekarang Berdomisili di Asrama Bu'uts (asrama penerima beasiswa Al Azhar dari berbagai Negara). Tumbuh dan berkembang selama 8 tahun di pondok pesantren modern membuat saya menyukai hal yang berkaitan dengan belajar mengajar, karena kami sudah dilatih untuk mengajar adik-adik kelas ketika kami duduk di bangku kelas 12 MA. Saya sangat menyukai mata pelajaran bahasa Arab sejak saya belajar di madrasah diniyah yang bertepatan dengan jenjang sekolah MI hingga saya kuliah di Al Azhar. Karena hal tersebut, bimbingan ustadz dan ustadzah saya juga do'a dari beliau dan orang tua saya, Alhamdulillah saya selalu mendapatkan nilai memuaskan di mata pelajaran Bahasa Arab khususnya Nahwu dan Shorof. Menuntut ilmu selama 8 tahun di pesantren membuat saya sedikit demi sedikit terlatih untuk berkomunikasi dengan teman-teman juga guru-guru saya menggunakan Bahasa Arab. 6 tahun menjadi santri dan 2 tahun mendapat amanah untuk menjadi guru pengabdian dan juga kesempatan untuk mengajar Nahwu kelas 8 selama 1 semester dan materi agama islam berbahasa Arab di semester lain, membuat saya ingin terus mengembangkan potensi saya dalam mengajar, khususnya dalam mata pelajaran Bahasa Arab. Saya memang belum bisa dibilang sebagai orang yang ahli dalam mengajar Bahasa Arab, tapi saya selalu berusaha mengembangkan potensi tersebut dengan membantu teman-teman saya yang kurang memahami mata kuliah nahwu dan shorof baik itu teman sesama mahasiswa Azhar, maupun teman yang mengambil prodi Bahasa Arab di Univ yang ada di Indonesia.
kendaraan
tidak ada
Aktifitas Saat Ini
Mahasiswi
Pada dasarnya tidak ada metode yang paling baik atau buruk dalam mengajar, karena pada kenyataannya setiap metode yang digunakan pengajar akan menjadi metode yang baik ketika hal tersebut sesuai dengan keadaan dan juga kemampuan anak didik juga pendekatan yang diterapkan pendidik. Jika saya ditanya tentang metode apa yang akan saya gunakan dalan mengajar Bahasa Arab, maka jawabannya adalah saya akan menyesuaikan dengan keadaan dan kemampuan peserta didik saya. Jika peserta didik saya adalah murid SMA yang sudah masuk tingkat mutaqoddim dalam belajar Bahasa Arab, maka saya rasa tidak sesuai jika saya menerapkan metode langsung karena mereka sudah memiliki cukup banyak kosa kata dalam Bahasa Arab yang bisa saya kembangkan dengan metode gramatika (kaidah), metode qiro'ah dan metode audio-lingual. Sebaliknya jika peserta didik saya adalah murid SD yang baru memulai belajar Bahasa Arab, maka saya akan menerapkan metode langsung untuk mengenalkan kepada mereka kosa kata baru dalam Bahasa Arab mulai dari yang sederhana dengan menggunakan contoh juga peragaan agar peserta didik lebih mudah mengingatnya. Sebelum memulai proses belajar mengajar, saya akan berusaha menanamkan dalam diri peserta didik saya bahwa Bahasa Arab itu mudah dan menyenangkan agar mereka tidak merasa terbebani saat proses belajar. Dari semua penjabaran diatas dan karena keadaan saya yang sekarang berdomisili di mesir, maka proses belajar mengajar yang bisa saya lakukan hanya dengan cara online.