bio
Saya adalah orang yang dapat diandalkan dan memiliki manajemen waktu yang baik. Saya selalu bersemangat dan antusias untuk mempelajari keterampilan baru. Saya memiliki pengalaman bekerja secara tim maupun individu. Saya selalu datang tepat waktu untuk acara yang terorganisir, baik yang berkaitan dengan pekerjaan maupun lainnya. Saya terbiasa menangani banyak tugas setiap hari dengan kompeten dan mampu bekerja di bawah tekanan. Saya adalah individu yang ambisius dan pekerja keras, dengan keterampilan dan pengalaman yang luas. Saya telah mengembangkan jiwa kepemimpinan serta komitmen terhadap tujuan: memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kekuatan utama saya adalah komunikasi, yaitu membangun hubungan yang kuat dengan orang lain untuk mencapai hasil terbaik.
kendaraan
Motor / Mobil
Aktifitas Saat Ini
Guru berusia 26 tahun dengan pengalaman mengajar sejak 2019, bersertifikat Cambridge dan IB, aktif mengajar di sekolah internasional dan terus mengembangkan diri melalui pelatihan profesional dan kolaborasi tim pengajar.
1. Metode Mengajar IB (International Baccalaureate) Ciri Khas: Pembelajaran Berbasis Inkuiri & Karakter Inkuiri: Siswa aktif bertanya, mencari tahu, dan membangun pengetahuan sendiri. Transdisipliner: Mata pelajaran terhubung dalam satu tema besar (khususnya di PYP). Profil Pelajar IB: Fokus pada pengembangan karakter seperti berpikir kritis, peduli, dan berani. Refleksi: Siswa diajak merenung tentang proses dan hasil belajar mereka. Guru sebagai fasilitator, bukan satu-satunya sumber informasi. 🧠Contoh: Saat belajar tentang "air", siswa bisa meneliti siklus air (sains), membuat laporan (bahasa), dan menghitung konsumsi air (matematika). 2. Metode Mengajar Cambridge Ciri Khas: Pembelajaran Akademik dan Terstruktur Berbasis Subjek: Setiap mata pelajaran diajarkan secara terpisah dan mendalam. Berpikir kritis & logis: Didorong melalui latihan soal dan analisis. Penilaian akhir penting: Fokus pada ujian formal (misalnya Checkpoint, IGCSE). Guru mengarahkan proses belajar, tetapi tetap aktif melibatkan siswa. Materi internasional: Disusun dengan standar global. 🧠Contoh: Saat belajar sains, siswa memahami konsep, melakukan eksperimen, dan menjawab soal analitis. 3. Metode Mengajar Kurikulum Nasional (Diknas) Ciri Khas: Pembelajaran Terpadu dan Kontekstual (Kurikulum Merdeka) Kontekstual: Mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan nyata dan budaya lokal. Pembelajaran Berdiferensiasi: Menyesuaikan kebutuhan, minat, dan kemampuan siswa. Proyek Profil Pelajar Pancasila: Menumbuhkan karakter dan keterampilan abad 21. Kompetensi Dasar: Fokus pada capaian pembelajaran yang terukur. Guru masih dominan sebagai sumber belajar, tapi mulai bergeser menjadi fasilitator. 🧠Contoh: Siswa membuat proyek tentang lingkungan sekitar dan mempresentasikannya sebagai bagian dari kegiatan lintas mata pelajaran.