logo-fun-teacher-private

10 Cara Meningkatkan Softskill Agar Anak Mandiri & Sukses

06 Jan 2022
10 Cara Meningkatkan Softskill Agar Anak Mandiri & Sukses

Selain pengalaman akademik, setiap anak harus dibekali dengan softskill yang berpengaruh besar terhadap tumbuh kembang dan kesuksesannya di masa depan.

Softskill adalah kemampuan dalam diri yang berkaitan dengan kecerdasan emosi, kepribadian, komunikasi, sosialisasi, negosiasi, pola pikir, serta adaptasi di lingkungan sekitar. Tanpa hal ini, anak akan kesulitan menunjukan perilaku yang tepat pada dirinya ataupun orang lain.

Secara tidak langsung, hal ini turut serta mempengaruhi kehidupannya di kemudian hari. Dalam pekerjaan hingga menjalin hubungan dengan orang lain.

Karena membutuhkan waktu yang lama, sebaiknya Anda mulai menerapkan beberapa cara meningkatkan softskill berikut demi menjadikan anak menjadi sosok pribadi unggul dan berkarakter.

Cara Meningkatkan Softskill Anak

1. Berkomunikasi dengan anak secara intens

Komunikasi adalah modal awal kesuksesan. Dengan kemampuan yang cakap, anak akan mudah bergaul dapat menyampaikan pikiran dan perasaannya dengan tepat.

Anda hanya perlu mengajaknya berkomunikasi setiap hari. Sesekali lakukan diskusi. Saat ada acara perayaan, libatkan dia berinteraksi dengan orang lain. Dorong dirinya menyampaikan pendapat dengan jelas.

2. Beri contoh apa yang Anda ajarkan

Selama masih satu rumah, keluarga adalah sosok yang paling dekat dengan anak. Sadar atau tidak, perilaku yang Anda tunjukan akan senantiasa terekam dalam ingatannya.

Begitu Anda mengajarkan sesuatu, berikan dia contoh. Secara tidak langsung, anak akan memahami bahwa semua nasihat dan ajaran Anda bukan hanya sekadar kata-kata.

3. Biasakan anak hidup mandiri

Sebagai orang tua, sulit untuk membiarkan anak mendapati masalah. Alih-alih mendominasi dan membantunya, biarkan anak mengatasi permasalahannya sendiri.

Mulai dari hal sederhana seperti menyetrika baju atau membeli keperluan pribadi di supermarket.

Dengan memenuhi kebutuhannya sendiri, anak akan belajar bertanggungjawab. Bila anak berhasil melakukan hal tersebut, kepercayaan diri pun akan meningkat.

Baik bertemu lingkungan baru maupun keyakinan atas kemampuannya menjaga diri.

4. Kenalkan anak berbagai kegiatan publik

Cara meningkatkan softskill selanjutnya adalah dengan mengenalkan berbagai pengalaman dari luar rumah.

Mulai dari menemaninya naik pesawat, pergi ke luar kota, menonton pertunjukan budaya, menyusuri pusat kota, dan aktivitas lainnya yang memberikan pengalaman menarik.

Sebisa mungkin ajak mereka ke tempat-tempat publik dengan lingkungan yang berbeda-beda. Dengan begini, anak akan mudah beradaptasi.

5. Bawa anak pergi berpetualang

Selain mengajaknya ke tempat publik, kenalkan dirinya akan alam. Seperti menyusuri sungai, berkemah, atau naik gunung. Kegiatan ekstrem tersebut akan membuat anak menjadi pemberani dan tidak mudah menyerah saat mendapati masalah.

6. Dorong anak aktif berorganisasi

Selain mengumpulkan pengalaman di luar, anjurkan dirinya untuk bergabung dengan komunitas yang ada di sekitar. Dalam organisasi, anak akan belajar mengenal berbagai perspektif yang berbeda.

Organisasi juga memungkinkan anak untuk terlibat dalam menjalankan sebuah program kerja. Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan diminta membuat suatu acara sosial. Ini merupakan kesempatan yang sangat bagus karena anak akan terjun langsung dalam masyarakat.

Selain peka terhadap sosial, kegiatan ini tidak jauh dari persoalan leadership, yaitu bagaimana memimpin orang lain yang memiliki karakter berbeda-beda.

7. Mendaftarkan pelatihan soft skill

Mendaftarkan kursus adalah cara efektif meningkatkan softskill pada anak. Semisal, mengikuti pelatihan khusus untuk mengembangkan kepemimpinan sekaligus manajemen diri.

Satu paket pelatihan tersebut akan mengajarkan anak banyak soft skill, seperti berpikir kritis dalam memecahkan masalah, berkomunikasi hingga berani berbicara di depan umum.

8. Pantau perencanaannya

Selagi sibuk dengan berbagai aktivitas, monitor anak tentang rencananya akan masa depan. Beragam kegiatan yang dialaminya selama bertumbuh besar kemungkinan akan membuatnya bingung memilih yang akan difokuskan di masa depan.

Ajarkan anak untuk fokus pada satu hal yang berkaitan dengan karir. Selain itu, biasakan anak membuat rencana cadangan.

9. Pacu anak ikut serta dalam kompetisi

Sesungguhnya hidup adalah kompetisi. Apalagi persaingan sekarang makin ketat. Jangan biarkan anak Anda terus berada di zona nyaman.

Dukung anak mengikuti berbagai kompetisi. Bila terbiasa dengan hal itu, ketika dirinya menghadapi persaingan bukan lagi dianggap sebagai sesuatu yang baru dan mengagetkan, melainkan tantangan yang harus dihadapi.

10. Rutin menjadi relawan atau berdonasi

Cara meningkatkan softskill anak tidak melulu harus selalu tentang dia. Ajak anak untuk peka terhadap sekitar. Anda bisa menanamkan rasa peduli pada anak dengan cara menjadi relawan. Bisa dengan mendatangi panti asuhan atau panti jompo terdekat.

Selain itu, ajarkan anak untuk berbagi dengan yang lebih membutuhkan. Anda bisa mengajaknya berdonasi. Semisal, kegiatan tersebut dilakukan ketika dirinya ulang tahun. Dengan begitu, anak akan menyadari rasa syukur dan kebahagiaan yang bermakna.

Anak dengan kemampuan softskill mumpuni tidak bisa dibentuk dalam waktu singkat. Dibutuhkan waktu cukup panjang agar anak memiliki karakter kuat yang dapat mempengaruhi kesuksesannya di masa depan.


Sesuaikan Kebutuhan Belajar Bersama Fun Teacher Private. Anda dapat memilih program dan mengatur jumlah pertemuan sesuai kebutuhan Putra-Putri Anda.

Bagikan Artikel ini di
whatsapp