Pernah melihat angka seperti -5, 0, 3, atau 10 dalam pelajaran Matematika? Angka-angka tersebut termasuk bilangan bulat. Materi bilangan bulat menjadi salah satu konsep dasar yang penting dipahami karena akan digunakan dalam berbagai materi Matematika berikutnya.
Bilangan bulat tidak hanya terdiri dari angka positif. Ada juga bilangan bulat negatif dan nol. Lalu, apa sebenarnya pengertian bilangan bulat? Apa saja jenisnya dan bagaimana cara mengerjakan operasi hitung bilangan bulat?
Yuk, pelajari selengkapnya melalui penjelasan berikut!
Bilangan bulat adalah bilangan yang terdiri dari bilangan negatif, nol, dan bilangan positif tanpa memiliki bagian pecahan atau desimal.
Bilangan bulat dapat dituliskan sebagai:
…, -5, -4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, 5, …
Artinya, bilangan bulat dapat terus bertambah ke arah positif maupun terus berkurang ke arah negatif.
Contohnya:
Sementara itu, angka seperti 2,5, ½, dan 3,75 bukan termasuk bilangan bulat karena memiliki bagian desimal atau pecahan.
Secara umum, bilangan bulat dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu bilangan bulat positif, bilangan bulat negatif, dan nol.
Bilangan bulat positif adalah bilangan bulat yang nilainya lebih besar dari nol.
Contohnya:
1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, …
Semakin besar angkanya, semakin besar pula nilainya.
Contoh dalam kehidupan sehari-hari adalah jumlah buku. Jika terdapat 5 buku, angka 5 merupakan bilangan bulat positif.
Bilangan bulat negatif adalah bilangan bulat yang nilainya lebih kecil dari nol.
Contohnya:
-1, -2, -3, -4, -5, …
Bilangan negatif sering digunakan untuk menunjukkan keadaan di bawah titik acuan tertentu.
Misalnya, suhu di suatu daerah mencapai -3°C. Angka -3 menunjukkan suhu berada tiga derajat di bawah 0°C.
Contoh lainnya adalah lantai basement. Jika sebuah gedung memiliki lantai B2, posisi tersebut dapat digambarkan sebagai -2 dari lantai dasar.
Nol (0) merupakan bilangan bulat yang tidak termasuk bilangan positif maupun bilangan negatif.
Nol berada di antara bilangan bulat negatif dan positif.
Pada garis bilangan:
… -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3 …
Posisi 0 menjadi titik acuan untuk menentukan bilangan positif dan negatif.
Salah satu cara paling mudah untuk memahami bilangan bulat adalah menggunakan garis bilangan.
Contohnya:
-5 — -4 — -3 — -2 — -1 — 0 — 1 — 2 — 3 — 4 — 5
Pada garis bilangan, semakin ke kanan, nilai bilangan semakin besar. Sebaliknya, semakin ke kiri, nilai bilangan semakin kecil.
Misalnya, mana yang lebih besar, -2 atau -5?
Jawabannya adalah -2 karena posisi -2 berada lebih ke kanan daripada -5.
Jadi:
-2 > -5
Konsep garis bilangan ini sangat membantu ketika mempelajari penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat.
Untuk membandingkan dua bilangan bulat, kita dapat menggunakan tanda berikut:
Contohnya:
5 > 2
Artinya, 5 lebih besar daripada 2.
Untuk bilangan negatif, angka yang posisinya lebih dekat dengan nol memiliki nilai yang lebih besar.
Contoh:
-3 > -7
Meskipun angka 7 terlihat lebih besar daripada 3, pada bilangan negatif justru -3 lebih besar daripada -7.
Agar lebih mudah mengingatnya, perhatikan posisi pada garis bilangan:
-7 — -6 — -5 — -4 — -3 — -2 — -1 — 0
Karena -3 berada di sebelah kanan -7, maka:
-3 > -7
Setelah memahami jenis dan urutan bilangan bulat, materi berikutnya adalah operasi hitung. Ada empat operasi dasar yang perlu dipahami, yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
Penjumlahan bilangan bulat dapat dilakukan dengan bantuan garis bilangan.
Contoh:
3 + 4 = 7
Mulai dari angka 3, kemudian bergerak 4 langkah ke kanan. Hasilnya adalah 7.
Untuk bilangan negatif:
-3 + (-2) = -5
Jika dua bilangan negatif dijumlahkan, nilainya semakin kecil.
Contoh:
7 - 3 = 4
Untuk pengurangan bilangan negatif, perlu memperhatikan tanda.
Contoh:
5 - (-2) = 7
Mengurangi bilangan negatif sama dengan menambahkan bilangan positif.
Jadi:
5 - (-2) = 5 + 2 = 7
Dalam perkalian bilangan bulat, perhatikan aturan tanda berikut:
Contoh:
4 × 3 = 12
4 × (-3) = -12
(-4) × 3 = -12
(-4) × (-3) = 12
Aturan tanda pada pembagian sama seperti perkalian.
Contohnya:
12 ÷ 3 = 4
12 ÷ (-3) = -4
(-12) ÷ 3 = -4
(-12) ÷ (-3) = 4
Supaya semakin memahami materi, coba kerjakan beberapa contoh soal berikut.
Hitunglah:
8 + (-5) = …
Pembahasan:
8 + (-5) = 8 - 5
= 3
Jadi, jawabannya adalah 3.
Hitunglah:
-7 + 12 = …
Pembahasan:
Karena tandanya berbeda, cari selisih kedua angka:
12 - 7 = 5
Kemudian gunakan tanda dari bilangan yang nilai mutlaknya lebih besar, yaitu 12 yang bernilai positif.
Jadi:
-7 + 12 = 5
Hitunglah:
6 - (-4) = …
Pembahasan:
Pengurangan bilangan negatif berubah menjadi penjumlahan:
6 - (-4) = 6 + 4
= 10
Jadi, jawabannya adalah 10.
Hitunglah:
(-6) × 5 = …
Pembahasan:
Bilangan negatif dikali bilangan positif menghasilkan bilangan negatif.
6 × 5 = 30
Jadi:
(-6) × 5 = -30
Suhu di sebuah kota pada pagi hari adalah -2°C. Pada siang hari, suhu meningkat sebesar 7°C. Berapa suhu kota tersebut pada siang hari?
Pembahasan:
Suhu awal = -2°C
Kenaikan suhu = 7°C
Maka:
-2 + 7 = 5
Jadi, suhu kota tersebut pada siang hari adalah 5°C.
Bilangan bulat akan lebih mudah dipahami jika tidak hanya menghafalkan aturan tanda. Cobalah menghubungkannya dengan situasi sehari-hari.
Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah:
Bilangan bulat adalah bilangan yang terdiri dari bilangan bulat negatif, nol, dan bilangan bulat positif. Bilangan bulat tidak memiliki bagian pecahan atau desimal.
Memahami bilangan bulat penting karena materi ini menjadi dasar untuk mempelajari berbagai konsep Matematika lainnya. Dengan memahami garis bilangan, jenis bilangan, serta aturan operasi hitungnya, soal-soal bilangan bulat akan menjadi lebih mudah dikerjakan. Jika sang anak membutuhkan pendampingan belajar, Fun Teacher Private siap membantu anak
Jangan hanya menghafalkan aturan tanda. Semakin sering berlatih menggunakan contoh dan soal cerita, semakin mudah memahami konsepnya.
Apakah 0 termasuk bilangan bulat?
Ya. Nol termasuk bilangan bulat, tetapi bukan bilangan positif maupun bilangan negatif.
Apakah 2,5 termasuk bilangan bulat?
Tidak. 2,5 bukan bilangan bulat karena memiliki bagian desimal.
Apakah -10 termasuk bilangan bulat?
Ya. -10 termasuk bilangan bulat negatif.
Apa saja jenis bilangan bulat?
Bilangan bulat terdiri dari bilangan bulat positif, bilangan bulat negatif, dan nol.
Apa contoh bilangan bulat dalam kehidupan sehari-hari?
Contohnya suhu -3°C, lantai basement B2 yang dapat direpresentasikan sebagai -2, atau jumlah benda seperti 5 buku yang direpresentasikan dengan bilangan positif.