logo-fun-teacher-private

Apa Itu Metode Mengajar Chunking? Ketahui Strateginya Berikut

31 Mar 2022
Apa Itu Metode Mengajar Chunking? Ketahui Strateginya Berikut

Banyaknya mata pelajaran di sekolah rentan membuat stres. Meski begitu, masalah ini dapat diatasi dengan metode mengajar yang tepat.

Salah satunya dengan metode chunking yang ampuh membantu siswa dalam menghafal sekian banyak materi yang diberikan.

Metode ini dapat digunakan oleh guru agar mengajar lebih efektif. Terlebih mengajar di masa pandemi yang menuntut para siswa untuk lebih aktif belajar secara mandiri.

Lantas sebenarnya apa itu metode mengajar chunking? Simak hingga akhir untuk mengetahui strategi dalam chunking.

Pengertian Chunking

Chunking memiliki arti membagi-bagi dalam potongan. Ini merupakan sebuah metode yang dapat membuat proses penghafalan menjadi lebih mudah.

Ada kemungkinan, seseorang yang menghafal dengan cara ini dapat mengingat informasi itu kembali di masa depan.

Konsep ini berawal dari dari seorang psikolog Harvard, George Miller yang mempelajari memori jangka pendek.

Dia menemukan fakta bahwa jumlah informasi yang dapat diingat oleh otak manusia sebatas 5 sampai dengan 9 item saja.

Konsep tersebut dikenal sebagai “angka ajaib 7, ditambah atau dikurang 2 (7+/-2)”.

Kemudian, terciptalah metode Chunking untuk mengatasi keterbatasan tersebut, terutama dalam mengingat memori yang kompleks, seperti jumlah digit angka yang banyak hingga suku kata.

Dengan mengelompokkan informasi ke dalam potongan kecil, sebungkus informasi padat terkesan lebih mudah diingat.

Nah, sebelum lanjut membahas apa itu metode mengajar chunking, ketahui terlebih dahulu penerapan chunking secara umum.

1. Mengingat sejumlah digit angka acak

Semisal, Anda memiliki nomor KTP 3576014403910003. Akan lebih mudah mengingatnya jika membagi nomor tersebut dalam beberapa bagian, seperti 35-76-01-44-03-91-0003.

2. Mengingat informasi kata acak dan banyak

Misalnya, Anda meminta anak berbelanja banyak barang ke warung yang terdiri dari spons mencuci, jeruk, deterjen cuci, susu, lap kertas, limau, kopi, lemonade, sabun pencuci piring, anggur, dan air mineral.

Agar lebih mudah diingat yaitu dengan mengelompokan kata tersebut ke dalam 3 kelompok, yaitu minuman, buah, dan alat pencuci.

Jadi pada intinya, metode chunking adalah mengurangi sejumlah informasi yang harus diingat ke beberapa bagian atau dengan menggunakan bantuan sub kategori sebagai petunjuk penempatan informasi.

Dengan begitu, potongan demi potongan informasi terkesan lebih sedikit dan mudah diingat.

Apa Itu Metode Mengajar Chunking?

Selain untuk kebutuhan praktis, metode Chunking George Miller bermanfaat untuk membantu guru dalam mengajar.

Hasil dari metode mengajar ini adalah dapat menghemat waktu, membantu murid mudah mengingat materi hingga mampu menyebutkan informasi tersebut saat sewaktu-waktu dibutuhkan.

Cara ini kerap digunakan untuk mengajar kelas rendah agar anak lebih mudah menghafal materi cukup banyak dengan kemampuan mengingat yang terbatas.

Mulailah dengan menerapkan Chunking sebagai metode pembelajaran efektif yang bisa diterapkan ke dalam materi apa pun. Pilih salah satu strategi yang cocok di bawah ini.

Strategi Metode Mengajar Chunking Agar Anak Mudah Menghafal

Metode Chunking 1: Pattern

Metode pertama menyusun materi berdasarkan pola dengan 3 contoh berikut.

1. Mengingat deretan angka

Sebagai contoh, ada angka penting yang harus dihafal anak. Semisal adalah 01021232019. Agar mudah dihafal, angka tersebut dikelompokkan ke dalam grup dengan arti tertentu sebagai penanda menjadi:

  • 0102 (tanggal dan bulan kelahiran)
  • 123 (3 urutan angka)
  • 2019 (awal mula Covid-19)

2. Mengingat daftar kosa kata

Selain deretan angka, sebagian murid kelas rendah juga kesulitan saat menghafal daftar kata. Semisal ada sejumlah kata: Lapangan, Anjing, Sapi, Tenis, Danau, Rumput, dan Air. Kata-kata tersebut dapat diingat dengan membuat cerita, seperti:

“Aku pergi ke lapangan mengajak Anjing dan Sapiku main Tenis di dekat Danau. Saat istirahat, mereka memakan Rumput dan minum Air.

3. Mempelajari prosedur

Ini juga merupakan sebuah metode Pattern Chunking. Contohnya adalah seperti dalam teks prosedur yang membagi materi menjadi dua, yaitu alat dan bahan serta langkah-langkahnya.

Metode Chunking 2: Categorical

Metode kedua Chunking ini tidak hanya digunakan untuk kelas rendah, melainkan murid kelas tinggi.

Sebagai contoh diterapkan dalam pembuatan presentasi yang melibatkan sejumlah informasi padat dan kompleks.

Jika presentasi memakan waktu hingga 4 jam, bagi menjadi 4 bagian dengan masing-masing waktu 1 jam setiap presentasi agar orang lain dapat belajar dengan lebih nyaman.

Selain pada penerapan pembagian konten presentasi, Chunking juga dapat diterapkan dalam pembuatan konten presentasi dengan memperhatikan beberapa cara berikut ini.

  • Tempatkan paragraf pendek lengkap dengan pemisah ruang putih sebagai pembatas
  • Pastikan setiap baris paragraf terdiri dari 50-75 karakter
  • Kelompokan informasi paragraf berdasarkan rangkaian huruf
  • Menggunakan visual berbeda untuk menandakan setiap item yang dikelompokan
  • Kemas informasi penting saja mengingat memori manusia terbatas

Yang terpenting dalam metode Chunking adalah tidak meminta murid menyimpan banyak informasi dalam satu waktu sekaligus.

Setelah membaca informasi terkait apa itu metode mengajar chunking, dapat disimpulkan bahwa Chunking sangat penting dipahami oleh setiap guru. Metode ini dapat membantu murid Anda memahami hubungan dasar informasi yang lebih jelas dan mudah diingat.


Sesuaikan Kebutuhan Belajar Bersama Fun Teacher Private. Anda dapat memilih program dan mengatur jumlah pertemuan sesuai kebutuhan Putra-Putri Anda.

Bagikan Artikel ini di
whatsapp