logo-fun-teacher-private

Beragam Contoh Pendidikan Karakter Dalam Kehidupan Sehari-Hari

01 Aug 2021
Beragam Contoh Pendidikan Karakter Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Sebelum membahas dalam pokok inti, alangkah baiknya kita memahami dulu istilahnya. Pendidikan memiliki arti yaitu upaya yang dilakukan guna merubah ke arah yang lebih baik dari yang tidak tahu menjadi tahu, proses pendewasaan diri dengan cara belajar atau pelatihan.

Sementara karakter adalah sifat-sifat atau prilaku, akhlak yang dipunya seseorang. Akhlak pada konteks karakter ini lebih kea rah yang bersifat positif bukan netral serta tidak negatif. Yang berarti sifat dalam konteks karakter merupakan sifat yang baik.

Dari sini kita bisa menyimpulkan jika pendidikan karakter adalah upaya yang dilakukan guna memberikan identitas sikap yang positif untuk individu atau kelompok. Rata-rata, banyak masyarakat yang menganggap hal ini hanya ada atau terdapat di sekolah saja.

Padahal,faktanya implementasi bukan semata-mata hanya dilaksanakan dalam lingkungan sekolah. Kita sebagai orang tua juga turut andil dan berperan penting dalam membentuk karakter anak kita.

Berikut ini cara atau implementasi edukasi sifat dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Pendidikan Karakter Di Kehidupan Sehari-Hari

1. Selalu rutin untuk mengajarkan sholat 5 waktu dengan keluarga

Faktanya untuk menumbuhkan nilai karakter religius tidak selalu harus dilaksanakan di sekolah. Di rumah pun bisa dilakukan dengan bantuan atau peran kita sebagai orang tua.

Dengan cara mengajak ayah, ibu serta anak anak untuk melaksanakan sholat 5 waktu dengan cara berjamaah juga termasuk contoh pendidikan karakter dalam aspek nilai-nilai religius.

Kita sebagai ayah ibu harus bersedia untuk memberikan atau meluangkan waktunya bersama-sama melaksanakan sholat bersama keluarga. Hal ini akan memberikan contoh yang bagus kepada anak kita.

2. Selalu rutin mengajak Berkomunikasi dengan Anak

Pada kehidupan sehari-hari, seseorang bisa saja melakukan tindakan bohong. Bohong umumnya dilakukan  dengan tujuan untuk melindungi diri agar tak kena kena marah, membuat diri sendiri merasa senang, serta beragam alasan lainnya. Seorang anak pun bisa saja begitu, mereka bisa berbohong.

Rata-rata hal ini terjadi saat mereka merasa takut, mereka takut untuk berkata yang sebenarnya dengan alasan takut kena marah. Oleh karena itu kita sebagai orang tua harus selalu rutin mengajak komunikasi anak dan selalu menerapkan akhlak untuk berkata jujur.

Dan contoh pendidikan karakter yang terakhir yaitu selalu mengajarkan sosialisasi kepada anak tanpa memandang perbedaan latar belakang.

Seperti yang diketahui, indonesia merupakan negara dengan ragam aneka suku, agama, serta budaya. Perbedaan ini jangan sampai menjadi kelemahan yang akan mampu mencerai berai negara kita. Justru sebaliknya, dengan perbedaan ini akan mampu menjadi satu negara utuh yang kuat serta saling melengkapi.

Bagikan Artikel ini di
whatsapp