Hingga saat ini, bisa dikatakan jika fakultas kedokteran menjadi salah satu fakultas yang banyak diperebutkan oleh para pelajar yang ada di Indonesia.
Gambaran karier yang cerah setelah kelulusan menjadi salah satu sebab kenapa peminat fakultas ini cenderung tidak pernah menurun dari tahun ke tahun.
Namun, di samping antusias yang tinggi, ada persaingan yang juga sangat ketat dalam upaya mendapatkan kursi di fakultas kedokteran.
Memang, ada cukup banyak universitas di Indonesia yang menyediakan fakultas kedokteran.
Akan tetapi, jumlah mahasiswa baru yang diterima cenderung terbatas dengan ribuan pendaftaran yang siap bersaing.
Oleh karenanya, untuk Anda yang menaruh minat untuk melanjutkan kuliah dengan program studi kedokteran, mengetahui tips lulus SNMPTN kedokteran menjadi hal yang cukup penting.
Berbekal tips tersebut tentu nantinya Anda akan mendapatkan setidaknya napas yang lebih panjang untuk bersaing dan berjuang mendapatkan impian Anda.
Lantas, apa saja tips yang dimaksud agar bisa lulus SNMPTN kedokteran? Simak beberapa ulasan selengkapnya!
Seiring ketatnya persaingan untuk mendapatkan kursi di fakultas kedokteran, tentu saja Anda sebagai calon mahasiswa baru harus melakukan persiapan sejak lama.
Nah, sebagaimana diketahui, SNMPTN sebenarnya hanya merupakan salah satu jalur untuk mendaftar saja. Namun, jalur ini umumnya membuka formasi yang lebih banyak daripada jalur lain sehingga sebaiknya dimanfaatkan.
Adapun beberapa tips penting terkait upaya agar lulus SNMPTN kedokteran yang perlu diketahui adalah sebagai berikut:
1. Memastikan grafik nilai rapor SMA semester 1 hingga 5 senantiasa naik
SNMPTN merupakan jalur pendaftaran universitas khusus menggunakan nilai rata-rata rapor SMA dari semester 1 hingga semester 5.
Selain itu, fakultas kedokteran umumnya hanya bisa dimasuki oleh para siswa yang mengambil jurusan IPA di SMA mereka.
Tentu, agar bisa mendapatkan kursi dan diterima di fakultas kedokteran dari universitas yang diinginkan, siswa harus memiliki nilai akademis yang baik di bidang matematika, bahasa Indonesia, fisika, kimia, biologi dan juga bahasa Inggris.
Tidak hanya sekadar baik, tetapi juga harus senantiasa meningkat.
Oleh karenanya, Anda harus memacu diri untuk mendapatkan nilai yang terus naik.
Selain itu, berusahalah untuk mendapatkan peringkat atas dari semester 1 hingga 5 dengan nilai tinggi dan stabil untuk berbagai mata pelajaran.
2. Lakukan konsultasi dengan guru
Sebelum Anda menentukan jurusan yang hendak diambil serta universitas yang hendak dipilih, lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan guru. Ini adalah poin yang sangat penting untuk dilakukan agar Anda tidak salah pilih serta dapat memilih jurusan dan universitas dengan peluang yang jauh lebih tinggi.
Perlu diketahui bahwa masing-masing universitas membuka beberapa jurusan untuk fakultas kedokteran.
Nah, ada persaingan berbeda yang tentu harus dipahami sebagai langkah untuk melakukan persiapan sejak jauh hari.
Terkait konsultasi, Anda bisa membahas nilai yang Anda miliki dan peluang yang paling realistis untuk dipilih.
Dengan demikian, nantinya Anda akan mendapatkan fokus yang lebih baik dan membangun usaha yang lebih terarah.
Jika diperlukan, Anda juga bisa mencoba untuk mengikuti tes minat dan bakat. Berbekal tes ini, Anda nantinya bisa melihat potensi minat dan bakat terbesar yang ada di dalam diri Anda.
3. Mengikuti bimbingan belajar
Tips lain yang cukup penting untuk lulus SNMPTN kedokteran adalah dengan mengikuti bimbingan belajar.
Ya, tidak ada salahnya jika Anda mengikuti kelas tambahan untuk mendapatkan pelajaran yang baru dan lebih detail.
Seperti dikatakan di awal bahwa persaingan mahasiswa baru di fakultas kedokteran bisa dikatakan sangat ketat dengan pendaftar yang sangat banyak.
Oleh karenanya, diperlukan cara yang lebih dari sekadar cara biasa untuk bisa menjadi bagian dari mereka yang diterima.
Ada cukup banyak tempat bimbingan belajar yang menawarkan program untuk membantu Anda menghadapi SNMPTN.
Sesuaikan Kebutuhan Belajar Bersama Fun Teacher Private
. Anda dapat memilih program dan mengatur jumlah pertemuan sesuai kebutuhan.
4. Konsisten
Sebagai tambahan, agar bisa lulus SNMPTN fakultas kedokteran, Anda perlu memiliki konsistensi yang tinggi.
Sebagaimana disinggung sebelumnya bahwa Anda diharuskan untuk memiliki grafik nilai yang senantiasa meningkat dari semester 1 hingga semester 5.
Tanpa konsistensi yang tinggi, tentu hal tersebut akan susah untuk dicapai.
Selain itu, dalam proses persiapan SNMPTN, bisa saja Anda mendapatkan banyak godaan.
Misalnya, semangat yang luntur karena persiapan yang susah atau lainnya. Dengan memiliki konsistensi tinggi, tentu fokus Anda cenderung tidak akan terganggu.
Beberapa hal di atas adalah tips mendasar yang perlu Anda ketahui untuk lulus SNMPTN kedokteran.
Tentu, Anda juga harus aktif mencari informasi terbaru terkait SNMPTN karena bisa jadi pemerintah mengeluarkan aturan yang berbeda menjelang pelaksanaannya.
Semoga bermanfaat.